Rumah Murah Bersubsidi untuk Siapa?

Deny Hermawan - Thia Destiani
11 Juli 2017

Ilustrasi. (Sumber foto: Tim Grafis Bernas)

YOGYAKARTA, HarianBernas.com - Program sejuta rumah murah ternyata tidak semudah yang dicanangkan presiden Jokowi, ternyata tak semulus yang diharapkan. Banyak kendala di lapangan yang membuat para developer atau pengembang enggan membangun rumah murah atau rumah bersubsidi.

Selain persyaratannya rumit, keuntungan yang didapat juga tidak sebanding dengan lika-liku prosedural yang ditempuh. Lalu, program rumah bersubsidi ini sebenarnya untuk siapa? Keengganan para pengembang untuk membangun rumah murah tersebut berdampak pada pemangkasan dana subsidi pada RAPBN 2017.

Subsidi dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari Rp9,7 triliun menjadi hanya RpRp3,1 triliun. Dampaknya adalah pembangunan rumah murah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), makin sulit diwujudkan. "Dampak terbesarnya tentu akan membuat beban rakyat akan bertambah dalam memiliki rumah," ujar praktisi Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM), Imam Sujangi, saat dimintai pendapatnya, Senin (10/7).

Menurut Imam besarnya pemangkasan KPR berdampak luas di dunia properti. Dengan menyusutnya dana subsidi maka harga subsidi jadi naik. Harga yang ditanggung konsumen akan mengalami kenaikan signifikan. Selain itu ia juga khawatir program pembangunan sejuta rumah murah ‎bagi rakyat akan sulit terpenuhi.

Sumber Bernas dari kalangan pengembang menyebutkan, banyak pengembang mengeluhkan prosedur pembangunan rumah murah yang tidak jelas. Itu sebabnya, banyak pengembang yang enggan membangun rumah murah. Mereka lebih memilih membangun rumah komersial dibanding membangun rumah murah karena usaha yang dilakukan sebenarnya hampir sama. Apalagi, keuntungan yang didapat dari penjualan rumah murah sangat tipis.

Menurut sumber Bernas tersebut, sasaran utama pembangunan rumah murah ini sebenarnya adalah pegawai negeri yang belum memiliki rumah. Itupun masih ditambah persyaratan harus ada jaminan bahwa rumah yang dibeli harus ditempati paling tidak selama lima tahun dan dalam kurun watu itu rumah tersebut tidak boleh dialihtangankan alias dijual.

Keengganan pengembang untuk membangun rumah murah itu dibenarkan oleh sumber Bernas di DPD Real Estate Idonesia (REI) DIY. Menurut sumber tersebut, hingga saat ini belum ada satupun pengembang di DIY yang membangun rumah murah. “Memang ada beberapa developer yang menyampaikan ingin membangun rumah bersubsidi atau rumah murah tadi. Namun sampai saat ini tidak ada yang melaporkan sudah membangun. Jadi semua baru sebatas wacana,” katanya saat dihubungi Bernas, Selasa (11/7).

Menurutnya, banyak warga yang bertanya tentang realisasi pembangunan rumah murah ke DPD REI DIY. Biasanya wilayah yang dipromosikan untuk rumah murah adalah wilayah Kulonprogo dan Bantul. “Saya sampai pusing njawabnya. Banyak sekali orang yang tanya kesini,” katanya tergelak. Siapapun developer yang hendak membangun rumah murah, lanjut sumber tersebut, pasti akan melapor ke DPD REI.

Namun hingga bulan Juli ini tidak ada laporan dari anggota REI membangun rumah bersubsisi tadi. “Jadi seandainya ada yang bilang membangun atau seperti apa di lapangan, pastikan bukan anggota REI. Jadi kami tidak tahu itu,” katanya. Yang biasanya terjadi, lanjut sumber Bernas, awalnya developer mengatakan akan membangun rumah bersubsidi, tetapi belakangan ternyata tidak jadi dan beralih ke rumah komersial. “Jadi (janji) di depan FLPP,belakangan (diarahkan ke) komersial,” katanya.

Minimnya minat developer untuk mengembangkan rumah murah, disebabkan oleh syarat yang harus dipenuhi terlalu rumit. “Jadi memang banyak yang terkendala di perijinan,” katanya. Kendala perijinan itu dibenarkan oleh sumber Bernas lainnya dari kalangan pengembang.

Karena itu, ia meminta agar prosedur perijinan itu dipermudah. Sebab, rumitnya perijinan itu seringkali menjadi bahan komoditas bagi oknum tertentu untuk memperoleh keuntungan. Padahal, beaya perijinan menjadi salah satu komponen untuk menghitung harga jual rumah murah yang hendak dibangun.

“Kalau pemerintah sudah mencanangkan program pembangunan rumah murah, harusnya pemerintah juga mensuport soal kemudahan perijinan. Kendala perijinan inilah yang sampai saat ini membuat para pengembang enggan membangun rumah murah,” katanya. Selain soal perijinan, ketentuan harga jual rumah juga menjadi kendala lainnya. Harga jual rumah ini ditentukan berdasarkan zonasi. Untuk wilayah DIY, harga jual rumah murah tidak boleh melebihi Rp 123 juta per unit.

Dengan harga yang sudah ditentukan berdasar zonasi itulah, pengembang kesulitan memperoleh lahan yang murah agar harga jualnya tidak melebihi ketentuan. “Kalaupun ada tanah yang harganya murah, lokasinya terpencil sehingga aksesnya sulit. Tentu hal itu mempengaruhi penjualan. Kalaupun ada tanah yang harganya murah, belum tentu lokasinya itu diperuntukkan bagi perumahan. Padahal, sebagian besar lahan di DIY ini masuk dalam jalur hijau atau lahan produktif yang tidak bisa digunakan untuk pembangunan perumahan. Mengubah jalur hijau menjadi jalur kuning untuk perumahan, selain butuh waktu panjang juga butuh biaya ekstra,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi S1 Perencanaan Kota dan Wilayah Fakultas Teknik UGM, Dr Eng Muhammad Sani Roychansyah, berpendapat bahwa pengadaan rumah murah di kawasan perkotaan sulit dilakukan. Kalaupun ada pengembang yang mau membangun rumah murah di kawasan perkotaan, harganya tetap akan mencekik leher. “Ini tantangan penyediaan perumahan. Harusnya pemerintah mengatur lahan siap bangun dengan insentif zoning. Atau mengajak perusahaan-perusahaan untuk ikut program penyediaan rumah murah melalui program CSR yang mereka miliki,” kata Muhammad Sani saat dihubungi Bernas, Selasa (11/7) petang.

Muhammad Sani juga menawarkan kosep kota kompak dalam pengadaan rumah murah. Artinya, pemerintah sebisa mungkin tidak menggunakan lahan produktif, namun pemerintah harus mempermudah transportasi sehingga masyarakat bisa dengan mudah mencapai lokasi perumahan itu. Mencari lahan di wilayah perkotaan untuk pembangunan rumah murah memang hal yang sulit dilakukan.

Karena itu, Muhammad Sani mengusulkan agar pembangunan rumah murah di wilayah perkotaan dilakukan secara vertikal. Dengan demikian, harga jualnya menjadi relative terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurut Muhammad Sani, sebenarnya banyak lahan di perkotaan yang bisa dikonversi agar dapat digunakan untuk membangun rumah murah.

Lahan yang bisa dikonversi tersebut diantaranya adalah daerah bantaran sungai serta tanah wedhi kengser. Selain itu, lahan milik Pemda juga sangat dimungkinkan untuk pembangunan rumah murah. “Pemerintah juga bisa mereview rencana tata ruang. Artinya, pemerintah daerah dapat menujuk lahan mana yang bisa direvisi RTRW (rencana tata ruang dan rilayah, red)-nya sehingga dapat menjadi lahan potensial untuk pengadaan rumah murah. Lahan tersebut diantaranya adalah kawasan kumuh atau lahan wedhi kengser. Dengan demikian pengembang dapat cepat merespons,” ujarnya.

Agar realisasi pembangunan rumah murah, khususnya di wilayah perkotaan, terealisasi maka pemerintah juga harusnya memberi kemudahan beaya pembangunan infrastruktur atau yang biasa disebut dengan fasilitas umum.

Menurut Muhammad Sani, pemerintah dapat menanggung 50 persen biaya pembangunan fasilitas umum sehingga nantinya harga jual rumah murah itu masih bisa terjangkau oleh rakyat. Selain itu, Muhammad Sani juga mengusulkan agar pengembang diberi kemudahan untuk membangun rumah vertikal mengingat sulitnya pengadaan lahan di wilayah perkotaan.

Dengan demikian, pengembang bisa menjual rumah dengan volume yang lebih banyak dengan harga yang masih terjangkau oleh rakyat berpenghasilan rendah. Menjawab pertanyaan tentang keluhan pengembang tentang rumitnya perijinan yang menjadi salah satu kendala pengadaan rumah murah, Muhammad Sani mengusulkan perlunya sebuah badan independen yang khusus mengawasi tentang prosedur perijinan pengadaan rumah murah.

“Memang perlu mekanisme kontrol. Dengan demikian pengembang bisa melaporkan hal-hal yang dirasa janggal, sekaligus pemerintah bisa memperoleh masukan dari para pengembang itu,” ujarnya. Sedangkan Ketua Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik UGM, Dr Eng Ahmad Sarwadi, berpendapat bahwa komponen termahal bangunan rumah terletak pada harga tanah. Itupun tergantung lokasinya. Semakin dekat kota, maka harga tanahnya tentu semakin mahal.

“Di daerah Maguwoharjo, misalnya, sudah sangat sulit mencari harga tanah Rp 1 juta semester di pinggir jalan. Sementara untuk bahan bangunan, relatif sama,” ujarnya. Karena itu, lanjutnya, untuk menekan harga rumah agar terjangkau, maka pembangunan rumah harus berada di luar kota.

“Persoalannya, peminat rumah murah juga menuntut lokasinya dekat dengan tempat kerja. Kalau lokasi perumahan itu jauh dari tempat kerja, akan membebani. Maka, salah satu alternatifnya adalag rumah susun,” ujarnya.

Mungkinkah rumah murah diujudkan di dalam kota Jogja? “Agak sulit, karena harga tanahnya sudah tinggi. Makanya, alternatifnya adalah rumah susun. Kalau pengembang memperoleh tanah seharga enam juta semester, lalu hanya dibuat rumah satu lantai, akan mahal. Makanya, alternatifnya adalah dibangun rumah susun agar harganya terjangkau,” ujarnya. (sri/age)



Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Gadget 4 Menit lalu

iPhone SE Akan Dirilis Apple Dalam Waktu Dekat?

HarianBernas.com – Dikabarkan dari suatu laman berita teknologi, dimana iPhone SE terbaru sedang digarap oleh Apple. Direncanakan, iPhone Seakan dirilis bersamaan dengan iPhone 8 dibulan Agustus 2017 mendatang. Walaupun rumor ini s ...

Nasional 19 Menit lalu

Ini Pesan Presiden Jokowi untuk Anak Indonesia

RIAU, HarianBernas.com – Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Hari Anak Nasional yang dipusatkan di Halaman Kediaman Gubernur Riau, Gedung Daerah Pauh Janggi Gubernuran Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Minggu (23/7/17). Pada ke ...

Internasional 34 Menit lalu

Presiden Filipina Bersumpah Tidak Akan Pernah Berkunjung ke AS

HarianBernas.com – Rodrigo Duterte masih enggan menghentikan perang mulutnya dengan pemerintah AS. Kali ini presiden Filipina tersebut bersumpah kalau dirinya tidak akan berkunjung ke AS. Ia juga menyebut AS sebagai negara yang buruk ...

Internasional 49 Menit lalu

Pemerintah India Larang Perusahaan Rokok Beriklan di Ibukota

HarianBernas.com – Rokok merupakan produk yang senantiasa menuai polemik di negara manapun. Dampak negatif yang ditimbulkan rokok dalam jangka panjang menyebabkan puntung hisap ini dianggap sebagai ancaman bagi kesehatan rakyat banyak ...

Internasional 1 Jam lalu

Polandia Sahkan RUU Kontroversial Mengenai Hakim Mahkamah Agung

HarianBernas.com – Polandia tengah diliputi kegaduhan. Sejak tengah pekan ini, belasan ribu orang di kota-kota besar Polandia turun ke jalan untuk mengikuti aksi demonstrasi. Tujuan mereka menggelar aksi ini adalah untuk menentang per ...

Internasional 1 Jam lalu

Media Sosial Jadi “Medan Perang” Baru Pemerintah Banyak Negara

HarianBernas.com – Perang di masa kini bukan hanya terjadi di dunia nyata. Situs-situs media sosial seperti Facebook dan Twitter sekarang juga sudah berubah layaknya medan perang. Menurut hasil penelitian terbaru yang dirilis oleh Uni ...

Gadget 2 Jam lalu

Tepat di Hari Kemerdekaan Indonesia, Asus Rilis 6 Varian ZenFone 4

HarianBernas.com – Asus merupakan vendor smartphone asal Taiwan yang mempunyai pangsa pasar yang besar di dunia. Kehadiran produknya selalu ditunggu-tunggu oleh pecinta gadget, salah satunya adalah peluncuran keluarga ZenFone 4 series ...

Internasional 3 Jam lalu

Smart ID Card, Proyek Sukses E-KTP di Hongkong

HarianBernas.com – Di Indonesia, proyek E-KTP memang menjadi salah satu hal yang cukup menggiurkan. Mengingat anggaran yang diperlukan tidaklah sedikit. Hampir semua masyarakat harus mengantri selama berjam-jam untuk difoto dan dicata ...

Bisnis 4 Jam lalu

Tak Dapat Dibendung, Jumlah Perusahaan Transportasi Online Terus Bertambah

HarianBernas.com – Sekarang ini, ternyata bisnis transportasi online menjadi salah satu jenis bisnis yang cukup menjanjikan. Ada berbagai macam perusahaan transportasi online yang bersaing satu sama lain. Kali ini, PT Angelita Tran ...

Nasional 4 Jam lalu

Indonesia Menduduki Peringkat Paling Atas dalam Survei Internasional Ini

HarianBernas.com – Negara Indonesia berhasil menduduki peringkat paling atas dalam hal tingkat kepercayaan rakyat kepada pemerintahnya. Bersamaan dengan Indonesia, Negara Swiss juga ikut menduduki peringkat paling atas. Hal ini dinila ...

Kesehatan 4 Jam lalu

Anak yang Gemuk, Belum Tentu Anak yang Sehat

HarianBernas.com – Banyak orang tua yang senang jika anaknya memiliki tubuh yang gemuk. Mereka menganggap bahwa anak yang gemuk adalah anak yang sehat. Padahal, tidak selalu anak yang gemuk adalah anak yang sehat. Ada kemungkinan a ...

Otomotif 5 Jam lalu

Wajib Dicoba, Tips Ini Bikin Bodi Motor Tetap Bening dengan Modal 10 Ribu

HarianBernas.com - Bagi kamu yang sering berkendara menggunakan sepeda motor apalagi sering jarak jauh, pasti membuat kondisi sepeda motormu terlihat kusam, terutama pada bagian cover bodi. Seringkali juga terdapat lecet-lecet halus ya ...

Umum 9 Jam lalu

Hai Para Pendaki, Ini Aturan Dilarang Petik Edelweis di Gunung

HarianBernas.com – Lagi-lagi ulah pendaki gunung membuat gemas para netizen utamanya di media sosial Instagram. Ada pendaki begitu bangga memamerkan foto selfie sembari memegang bunga edelweis di puncak gunung. Tanaman edelweiss (Anap ...

Internasional 11 Jam lalu

Presiden Turki Bakal Kunjungi Tiga Negara Arab untuk Akhiri Krisis Qatar

HarianBernas.com – Krisis diplomatik yang menimpa kawasan Teluk turut menyita perhatian Recep Tayyip Erdogan. Al Jazeera memberitakan kalau presiden Turki tersebut bakal melakukan kunjungan selama dua hari ke Arab Saudi, Kuwait, dan Q ...

Gadget 12 Jam lalu

Daripada Bingung, Ini Nih Cara Membedakan Xiaomi Mi dan Redmi

HarianBernas.com – Bisa jadi kamu pernah dengar tentang adanya kabar peluncuran smartphone dengan layar besar dari Xiaomi dengan nama Mi Note Pro. Nah, ternyata hal ini membuat banyak penggemar Xiaomi di Indonesia bingung. Mereka tern ...

Nasional 13 Jam lalu

Jokowi: Semangat Kebangsaan Indonesia Diyakini Jadi Rujukan Negara Lain

SEMARANG, HarianBernas.com – Presiden Joko Widodo meyakini semangat kebangsaan Indonesia terus terpelihara di masa mendatang. Hal ini terlihat dari acara halalbihalal kebangsaan yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU ...

Nasional 13 Jam lalu

Rini dan Menteri dari PAN Masuk Radar Perombakan Kabinet

JAKARTA, HarianBernas.com - Pemerintahan Jokowi-JK, 2 tahun lagi akan memasuki masa pertama periodenya. Dengan sisa 2 tahun sisa pemerintahannya, Presiden Jokowi harus memastikan semua agenda dan program yang sudah terdistribusi ke anak bua ...

Nasional 13 Jam lalu

Senangnya Jokowi Lihat Anak Bersemangat dan Berani

PEKANBARU, HarianBernas.com – Presiden Joko Widodo menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2017 di Pekanbaru, Riau, Minggu (23/7/17). Kehadiran Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo disambut langsung oleh anak-anak yang me ...

Nasional 15 Jam lalu

Jokowi Tinjau Proyek Tol Pekanbaru-Dumai, Begini Perkembangannya

RIAU, HarianBernas.com – Presiden Joko Widodo meninjau proyek jalan tol Pekanbaru-Dumai, Minggu (23/7/17). Ia pun menjajal sendiri jalan tol yang belum diaspal tersebut. Tiba dilokasi, Presiden langsung mengecek kondisi proyek yang ...

Nasional 15 Jam lalu

Jokowi: Bukan Bully, Anak Seharusnya Lalukan Ini di Sekolah

RIAU, HarianBernas.com – Aksi bully di sekolah belakangan ramai diperbincangkan dan kembali terjadi di sekolah maupun universitas. Presiden Joko Widodo menyebutkan aksi “bully” di kalangan anak di bawah umur marak terjadi ...

Nasional 15 Jam lalu

Kemenag: Makanan Haji Berselera Nusantara, Fasilitas Aman di Arab Saudi

JAKARTA, HarianBernas.com – Kementerian Agama mengklaim persiapan Haji 2017 di Arab Saudi sudah 100 persen. Transportasi, pemondokan, maupun katering untuk jamaah haji Indonesia di Tanah Suci sudah siap. Pihak Kemenag pun menjamin fas ...

Otomotif 16 Jam lalu

Berniat Ganti Lampu Kendaraan, Jangan Sembarang Menggantinya. Perhatikan Faktor Ini

HarianBernas.com - Peredaran lampu aftermarket model High Intensity Discharge (HID) atau Light Emitting Diode (LED) ternyata selama ini kurang pengawasan. Ternyata masih ada saja toko-toko yang mendagangkan lampu tersebut dalam intensitas c ...

Properti 17 Jam lalu

11 Desain Interior dari Berbagai Karakter ini Bakal Bikin Suasana Rumahmu seperti Surga

HarianBernas.com - Bosan dengan ruangan yang bergaya itu-itu saja, kini saatnya mendekorasi ulang ruanganmu. Cobalah untuk mendekorasi ruanganmu sesuai dengan kepribadianmu karena dekorasi ruangan begitu individual dan unik. Namun, sebel ...

Lifestyle 17 Jam lalu

Sering Begadang, 7 Tips Ini Bikin Kulit Wajahmu Tetap Terlihat Segar dan Cerah!

HarianBernas.com - Wajar bukan kalau kita sebagai pelajar, mahasiswa atau pekerja, harus begadang demi menyelesaikan tugas yang menumpuk? Mengejar deadline sampai larut malam. Kemudian, bangun pagi untuk memulai aktivitas kembali. Mele ...

Wisata 17 Jam lalu

Luar Biasa! Indahnya Panorama Restoran Bawah Laut Ini Akan Bikin Anda Kagum

Harianbernas.com - Buat para traveler dan pecinta kuliner, rasanya tentu sudah biasa kalau hanya merasakan makanan khas di suatu daerah atau hanya sekedar mampir di restoran unik di pusat perkotaan. Bahkan, saat ini menikmati makan malam ro ...

Kesehatan 20 Jam lalu

Faktanya, Timun Suri Mengandung Kolagen Alami!

HarianBernas.com - Buah Timun Suri, sebaiknya dikonsumsi setiap hari ini. Selain dikenal sebagai pelepas dahaga, timun suri juga dikenal sebagai pemulih energi setelah melakukan kegiatan yang berat. Padahal kenyataannya, timun suri mempunya ...

Gadget 20 Jam lalu

Kalah Saing di Pasaran, Merek Smartphone Ini Banting Harga, Tertarik?

HarianBernas.com - Perkembangan teknologi yang begitu cepat, tentu ingin diikuti oleh semua orang. Salah satu aplikasi teknologi canggih dalam kehidupan sehari-hari kita adalah pemanfaatan smartphone. Ada berbagai macam merek smartphon ...

Kesehatan 20 Jam lalu

Sari Tebu, Minuman Manis Menyegarkan yang Bermanfaat untuk Tubuh

HarianBernas.com - Minuman sari tebu rasanya memang begitu manis saat dicecap lidah apalagi disajikan dalam keadaan dingin. Tak hanya dapat menyegarkan tubuh, tetapi juga sebagai pelepas dahaga saat berbuka. Lalu apa saja keistimewaan dari ...

Otomotif 21 Jam lalu

Perihal Ini Penting Bagi Pemilik Mobil dengan Mesin Diesel

HarianBernas.com - Dukungan Pertamina, soal penyediaan bahan bakar solar yang diupayakan terus membaik. Hal ini berdampak pada pabrikan otomotif untuk mulai memproduksi beberapa model mobil bermesin diesel. Meskipun demikian, variannya teta ...

Kesehatan 22 Jam lalu

Walaupun Diet Ketat, Jangan Hindari Karbohidrat! Ini Alasannya

HarianBernas.com – Diet menjadi salah satu cara yang sering dilakukan untuk menurunkan berat badan. Banyak orang yang berpikir bahwa karbohidrat menjadi salah satu asupan yang harus dikurangi bahkan dihindari. Anggapan mengonsumsi kar ...

Otomotif 22 Jam lalu

Skuter Pintar Ini Bisa Terhubung Smartphone, Namanya Terdengar Unik

HarianBernas.com - Pasti tak terbayang jika di masa depan, kamu dapat mengemudikan skuter tanpa bahan bakar mesin seperti pertamax atau pertalite. Impian itu kini bukan isapan jempol. Kabar terbarunya, kamu akan bisa berkeliling kota dengan ...

Kesehatan 22 Jam lalu

Mengisi Teka-teki Silang Ternyata Berdampak Positif Bagi Otak

HarianBernas.com – Apakah Anda gemar mengisi Teka-teki Silang (TTS) di kala senggang? Jika ya, hobi tersebut sebaiknya Anda lanjutkan. Pasalnya, menurut hasil penelitian terbaru ternyata mengisi TTS membantu menjaga agar otak 10 tahun ...

Umum 22 Jam lalu

Bisakah Kamu Memecahkan Teka-teki Matematika Menghebohkan Ini?

HarianBernas.com – Soal uji kecerdasan saat ini banyak ditemukan di medial sosial, termasuk Facebook. Salah satu teka-teki yang dimaksud mengajak para pengguna agar melengkapi beberapa urutan angka dengan pola tertentu, seperti pada g ...

Internasional 24 Jam lalu

Mau Kiamat! Wanita Asal Amerika Serikat Ini Dituduh Memperkosa Anak Tirinya 500 Kali

HarianBernas.com – Seorang wanita bernama Joelle Barozzini di Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) diadili atas adanya tuduhan memperkosa anak tirinya yang merupakan seorang remaja laki-laki. Lebih gilanya lagi, ia memperkosa sang anak ...

Internasional 24 Jam lalu

Mundur Jadi Tuan Rumah Sea Games 2019, Filipina Kemungkinan Diganti Thailand

HarianBernas.com – Thailand berpeluang besar menjadi tuan rumah Sea Games 2019. Beberapa waktu yang lalu Filipina mundur sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut karena alasan keamanan serta niatnya untuk d ...

Internasional 24 Jam lalu

Parlemen Rusia Larang Penggunaan VPN untuk Akses Internet

HarianBernas.com – Rusia memperketat kebijakan sensornya di dunia maya. ABC News mengabarkan kalau Duma atau parlemen rendah Rusia mengesahkan rancangan undang-undang melarang penggunaan VPN untuk mengakses internet. VPN atau lengk ...

Internasional 1 Hari lalu

Mengutuk Aksi Israel, Sekjen PBB Minta Adakan Penyelidikan Secepatnya

HarianBernas.com – Antonio Gutteres, Sekretaris Jenderal PBB mengatakan sangat menyesalkan pembunuhan tiga orang Palestina karena tidak terima adanya pembatasan Israel di kompleks Masjid Al-Aqsa di Jerusalem. Lebih parahnya lagi, sala ...

Internasional 1 Hari lalu

Hiii, Bayi Kambing Ini Wajahnya Menyerupai Manusia

HarianBernas.com – Warga Provinsi San Luis tengah geger. Pasalnya bayi kambing yang baru lahir di Argentina tengah tersebut memiliki penampilan yang sungguh tidak biasa. Wajahnya berbentuk rata dan terlihat menyerupai wajah manusia. ...

Internasional 1 Hari lalu

Bandara Ini Punya Tempat Parkir Mobil Khusus Wanita

HarianBernas.com – Toilet khusus wanita sudah menjadi pemandangan yang sangat mudah ditemui di tempat-tempat umum. Gerbong kereta dan bus khusus wanita pun sekarang juga sudah tersedia. Namun pernahkah anda melihat tempat parkir yang ...

Nasional 1 Hari lalu

9 Kali Digelar, Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Hadiri Kongres Pancasila di UGM

YOGYAKARTA, HarianBernas.com – Presiden Joko Widodo berkesempatan membuka Kongres Pancasila ke IX di Balairung, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Sabtu (22/7/17). Kongres Pancasila ini diselenggarakan oleh UGM. Presiden Jok ...

Nasional 1 Hari lalu

Ini Prediksi Jokowi Terhadap Generasi Z yang Andalkan Smartphone

BANTUL, HarianBernas.com – Presiden Joko Widodo mengungkapkan generasi Z akan mengubah peta politik dan ekonomi secara nasional dalam waktu 5 hingga 10 tahun ke depan. "Mereka (mahasiswa) inilah yang masuk generasi Z, yang aka ...

Umum 1 Hari lalu

Mau Bertunangan? Perhatikan 4 Hal ini Sebelum Terlambat

HarianBernas.com – Bertunangan bukan perkara mudah. Jika pasangan kekasih ingin bertunangan artinya sudah siap memasuki hubungan yang makin serius. Namun, ada pula pasangan kekasih yang sudah bertunangan tapi kandas di tengah jalan. ...

Highlight 1 Hari lalu

Nggak Usah Bingung, Belajar Hacking Cukup di 5 Channel YouTube Ini

HarianBernas.com - Siapa bilang belajar hacking itu gampang dipelajari? Walaupun begitu, jangan bingung lagi karena kali ini telah hadir berbagai situs belajar hacking sampai channel YouTube yang dapat mempermudah Anda belajar. Bahkan, bebe ...

Games 1 Hari lalu

Busyet, 4 Game ini Ternyata Biaya Pembuatannya Mahal Banget!

HarianBernas.com - Untuk kamu yang termasuk sebagai pecinta game lawas, pasti mengenal berbagai game yang menjadi ikon di komputer dan juga konsol seperti halnya Play Station yang merupakan buatan dari Sony, Nintendo, serta Xbox yang dimili ...

Internasional 1 Hari lalu

Hawaii Bersiap Hadapi Ancaman Serangan Misil Korea Utara

HarianBernas.com – Awal bulan Juli lalu, Korut kembali melakukan uji coba peluncuran misil. Misil yang diluncurkan tersebut diketahui merupakan misil tipe ICBM yang memiliki jarak tempuh amat jauh. Langkah antisipasi pun diambil oleh ...

Olahraga 1 Hari lalu

Dampak Konflik Marawi, Filipina Batal Jadi Tuan Rumah SEA Games

HarianBernas.com – Konflik yang tengah membelit Marawi membawa dampak yang melebar ke mana-mana. Pemerintah Filipina seperti yang dikutip oleh Channel News Asia mengumumkan kalau negaranya batal menjadi tuan rumah SEA Games 2019. W ...

Inspirasi 2 Hari lalu

Ini Alasan Mengapa Kamu Harus Mulai Gemar Membaca Buku

HarianBernas.com - Buku merupakan sumber berbagai informasi yang dapat menambah wawasan kita tentang berbagai hal, mulai dari ilmu pengetahuan, sosial, budaya, Agama, politik, ekonomi, maupun aspek-aspek kehidupan lainnya. Kegiatan mem ...

Selebritas 2 Hari lalu

Jangan Lupa! Persiapkan 4 Hal Ini Sebelum Nonton Konser K-Pop

Harianbernas.com - Wabah 'Korean Wave' sepertinya terus menyebar di seluruh dunia. Tidak ketinggalan juga Indonesia. Di Indonesia banyak sekali fans fanatik K-Pop, bahkan mereka rela merogoh kocek hingga jutaan rupiah untuk non ...

Internasional 2 Hari lalu

Gara-Gara “Sihir”, Komisi Pemilu Papua Nugini Hitung Ulang Surat Suara

HarianBernas.com – Klenik bukan hanya dikenal di Indonesia. Negara tetangga Papua Nugini juga masih mengenal praktik serupa. Bahkan gara-gara masih kentalnya kepercayaan mengenai hal-hal gaib di negara tersebut, proses perhitungan sua ...

Bola 2 Hari lalu

Mulai Tahun 2019, Piala Afrika Bakal Mengalami Perubahan Jadwal dan Peserta

HarianBernas.com – Piala Afrika kerap dianggap sebagai turnamen yang memusingkan bagi klub-klub top Eropa. Pasalnya turnamen dua tahunan ini dilangsungkan pada awal tahun. Padahal liga-liga Eropa dalam periode yang sama sudah memasuki ...