Harian Bernas

Ingin Menikahi Gadis Batak? Perhatikan Hal-Hal Ini

11 Januari 2017

Inspirasi

Ingin Menikahi Gadis Batak? Perhatikan Hal-Hal Ini

Ilustrasi (Sumber foto: istimewa)

HarianBernas.com - Suku Batak memiliki istilah “Boru ni raja” yang ditujukan untuk semua perempuan dari suku Batak. Kalimat “Boru ni raja” sendiri adalah sebuah konsep “kehormatan” dan “penghormatan” untuk perempuan suku Batak yang dimulai sejak dirinya lahir ke dunia, hal di atas terkait dengan banyak aspek, seperti ketaatan, moral, etika, martabat, harga diri kebijaksanaan, tradisi dan adat istiadat. Untuk kalian para lelaki yang ingin menikasi gadis dari Batak, sebaiknya kalian harus mengetahui beberapa hal di bawah ini.

1. Tipe Wanita Keras
Keras untuk mereka bukan dari kata – kata, namun bagaimana cara mendapatkan sesuatu dengan usaha dan kerja keras. Mereka sudah terbiasa melihat kegigihan orangtuanya ketika merawatnya sejak kecil. Yang kemudaian membuat mereka menjadi wanita yang tidak manja dan merengek hanya untuk mendapatkan sesuatu. Dan mereka paham bahwa hidup tidak selalu berjalan dengan mulus.

2. Pendidikan Itu Penting
Pendidikan adalah hal yang sangat penting untuk mereka karena dapat menjadi modal untuk hidupnya di masa depan. Banyak yang mengatakan bahwa wanita Batak setelah menikah akan menjadi ibu rumah tangga yang baik dan juga dapat melayani keluarga, namun tidak sedikit yang membantah kalimat itu dan berharap dapat membantu menopang kebutuhan keluarganya kelak. Bukan bermaksud untuk meremehkan lelaki yang akan menjadi suaminya kelak. Mereka paham lelaki adalah tulang punggung keluarga. Tetapi wanita Batak juga ingin membantu kelurganya kelak.

3. Nyanyikan Dang Tarbolus Au Ito
Tidak perlu dengan seikat bunga, sebatang coklat atau begadang semalaman hanya untuk merangkai kata – kata indah untuk mereka. Cukup bawakan lagu “Dang Tarbolus Au Itu” untuk mereka dengan diringi petikan gitar, mereka akan terpikat dengan Anda.

4. Sinamot atau Tuhor Ni Boru
Sunamot atau Tuhor Ni Boru adalah mahar dalam adat suku Batak sebagai syarat utama ketika meminag Boru Batak. Apakah Anda sudah siap dan sudah menyediakan sinamot (uang mahar) untuk kedua orang tuanya dengan modal yang Anda miliki sekarang. Jangan kaget atau sakit hati jika pernikahan gagal atau batal karena keluarganya tidak setuju dengan sinamot yang Anda tawarkan kepada orangtuanya.

5. Mampu Menjalani Tradisi dan Adat Istiadat Batak
Jika Anda bukanlah orang berasal dari suku Batak, bukanlah orang yang mementingkan dan tidak perduli dengan tradisi dan adat istiadat, maka Anda sebaiknya mundur jika ingin meminang wanita Batak yang sudah menjadi pujaan hati Anda sejak lama. Karena suku Batak sangat memegang tradisi dan juga adat istiadat yang masih tetap dijalankan dan dilestarikan hingga sekarang.

Termasuk dengan adat pernikahan. Semua adat istiadat dan juga budaya adalah warisan dari nenek moyang suku Batak yang masih dijalani hingga saat ini. Tidak sedikit orang yang mengetahui bahwa adat pernikahan suku Batak dikenal memiliki proses yang lama dan juga rumit. Apakah Anda sudah siap mental untuk menjalaninya? Dan sudahkah Anda bersedia mengikuti adat yang berlaku dalam upacara pernikahan adat suku Batak? Jika Anda tidak siap menerima dan juga menjalani proses adat suku Batak, sebaiknya Anda mengurungkan niat Anda untuk menikahi kami wanita Batak.

Jadi sudahkah Anda siap menikahi pujaan hati Anda yang merupakan wanita Batak? Jika Anda sudah yakin dengannya, sebaiknya mulai dari sekarang Anda harus menyiapkan banyak hal untuk benar – benar meminangnya dan menjadikan dia sebagai pendamping hidup Anda.

Penulis : Galih Wijaya

Editor : Thia Destiani

Sudah baca berita ini ?

Berita Terkini

Biaya Haji 2017 Ditetapkan Rp 34,9 Juta. Ini Rinciannya

4 Menit lalu

JAKARTA, HarianBernas.com – Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2017 mengalami kenaikan menjadi Rp 34.890.312. Pe... Selengkapnya

Wakil Ketua DPR: Program Reformasi Agraria Jangan Hanya Bagi-Bagi Lahan

19 Menit lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Presiden Joko Widodo melempar gagasan redistribusi lahan ke masyarakat kecil. Setidaknya pemerint... Selengkapnya

Ketua Komisi IV:Sedari Awal DPR Minta Tentikan Total Proyek Reklamasi

34 Menit lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Komisi IV DPR menyambangi proyek reklamasi di Teluk Jakarta. Kedatangannya dalam rangka meninjau ... Selengkapnya

Pemerintah Setujui BPIH Haji sebesar Rp34,8 juta

49 Menit lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengatakan pemerintah dapat memberikan persetujuan terhadap B... Selengkapnya

Begini Alasan Naiknya BPIH, Kata Legislator

1 Jam lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Panja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) menetapkan ongkos naik haji ke tanah suci Mekkah sebesa... Selengkapnya

DPR: Penunjukan Wakapolri Untuk Pemanfaatan Industri Pertahanan, Itu Relevan

1 Jam lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Sepanjang penunjukan Wakapolri Komjen Syafruddin sebagai komisaris PT Pindad demi pemanfaatan dan peng... Selengkapnya

Wakapolri Jabat Komisaris PT Pindad, Legislator: Harusnya Dipertimbangkan Aspek Etika

1 Jam lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Wakapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Syafruddin ditunjuk menjabat sebagai Komisaris PT Pindad. Menang... Selengkapnya