Harian Bernas

Heroe Purwadi: Agar Urusan Masyarakat Lebih Mudah

11 Januari 2017

Pilkada

Heroe Purwadi: Agar Urusan Masyarakat Lebih Mudah

Heroe Purwadi (Sumber Foto: dok. Tim Bernas)

HarianBernas.com - Tekonologi bukan hal yang tabu. Era sekarang, justru teknologi harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk membantu kepentingan masyarakat.

Berangkat dari pemikiran itu, peran pemerintah menjadi sangat penting. Yakni dalam hal menyiapkan masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi. Di saat bersamaan, pemerintah juga harus dapat mengaplikasikan teknologi untuk kepentingan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Heroe Purwadi, pemanfaatan teknologi memang menjadi keniscayaan. Dengan teknologi, hal yang sulit bisa menjadi mudah. Bahkan yang dulunya dirasa mustahil, menjadi mungkin.

“Sayangnya, aplikasi teknologi saat ini baru sebatas pada ranah transparansi pengelolaan pemerintahan dan efisiensi pengelolaan pemerintahan. Ke depan mestinya bisa lebih dari itu,” katanya.

Secara sederhana, Heroe lantas menunjuk pada terobosan-terobosan yang telah dilakukan pihak swasta dalam hal pemanfaatan teknologi, yang patut dicontoh. Sebut saja lahirnya aplikasi-aplikasi terkait transportasi, seperti Gojek, Pesan Taxi dan lain sebagainya. Atau aplikasi yang sifatnya lebih terkait kebutuhan sehari-hari seperti pesan makan.

“Itu semua kan menandakan kalau masyarakat sudah mulai butuh layanan-layanan ke arah sana. Masyarakat kita sudah butuh hal-hal yang makin mudah dan praktis. Dengan terobosan teknologi, masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya dengan cara mudah dan efisien. Ini penting diadopsi oleh pemerintah. Jangan sampai kalah dengan swasta,” lanjutnya.

Tentang layanan berbasis teknologi yang dibutuhkan oleh masyarakat luas, Heroe spontan menunjuk pada layanan-layanan publik. Misalnya akses informasi rumah sakit, layanan KTP dan lain sebagainya.

Selama ini, layanan publik, memang sudah menjadi perhatian serius pemerintah. Baik pemerintah pusat ataupun daerah. Namun pembenahan yang dilakukan, belum secara maksimal mampu menjawab persoalan yang dirasakan masyarakat. Padahal dengan rekayasa berbasis teknologi, mestinya semua layanan publik dapat diselenggarakan jauh lebih baik.

“Coba dilihat, di setiap layanan publik, masyarakat pasti harus repot. Mengisi ini dan itu, antre panjang dan sebagainya,” katanya.

Heroe membayangkan, kedepan semua cukup pencet handphone dan semua beres. Diakui, untuk menuju ke sana memang perlu persiapan-persiapan yang matang, juga perlu sinergi dengan banyak pihak. Tapi inisiasi harus dari pemerintah.

“Rumah sakit misalnya, kan kasihan sekali orang sakit mau periksa saja harus antre begitu panjang. Sebelum datang ke rumah sakit, mereka mestinya bisa mendaftar dari rumah. Begitu menjelang tiba giliran, baru mereka datang ke rumah sakit. Bahkan, untuk melihat apakah ada ketersediaan kamar rawat inap dan lain-lain, mestinya juga bisa diakses dari handphone. Lha beli tiket pesawat dan kereta api saja bisa kok online. Mosok layanan rumah sakit gak iso,” tandas Heroe.

Hal yang sama juga dapat diaplikasikan untuk layanan perpanjangan KTP, misalnya. Asal database kependudukan sudah baik, perpanjangan KTP harusnya bukan persoalan sulit. Demikian juga perpanjangan STNK.

“Kalaupun antre, harusnya hanya saat pengambilan KTP atau STNK. Saat pemrosesan, mestinya semua bisa online. Kalau ini dapat dilakukan, bisa dibayangkan betapa semua begitu mudah dan efisien. Mayarakat tidak perlu kehilangan banyak waktu, tenaga dan biaya untuk urusan-urusan yang bersifat rutin dan mendasar,” tandasnya.

Penulis : Aloysia Nindya Paramita

Editor : Thia Destiani

Sudah baca berita ini ?

Berita Terkini

Biaya Haji 2017 Ditetapkan Rp 34,9 Juta. Ini Rinciannya

6 Menit lalu

JAKARTA, HarianBernas.com – Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2017 mengalami kenaikan menjadi Rp 34.890.312. Pe... Selengkapnya

Wakil Ketua DPR: Program Reformasi Agraria Jangan Hanya Bagi-Bagi Lahan

21 Menit lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Presiden Joko Widodo melempar gagasan redistribusi lahan ke masyarakat kecil. Setidaknya pemerint... Selengkapnya

Ketua Komisi IV:Sedari Awal DPR Minta Tentikan Total Proyek Reklamasi

36 Menit lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Komisi IV DPR menyambangi proyek reklamasi di Teluk Jakarta. Kedatangannya dalam rangka meninjau ... Selengkapnya

Pemerintah Setujui BPIH Haji sebesar Rp34,8 juta

51 Menit lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengatakan pemerintah dapat memberikan persetujuan terhadap B... Selengkapnya

Begini Alasan Naiknya BPIH, Kata Legislator

1 Jam lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Panja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) menetapkan ongkos naik haji ke tanah suci Mekkah sebesa... Selengkapnya

DPR: Penunjukan Wakapolri Untuk Pemanfaatan Industri Pertahanan, Itu Relevan

1 Jam lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Sepanjang penunjukan Wakapolri Komjen Syafruddin sebagai komisaris PT Pindad demi pemanfaatan dan peng... Selengkapnya

Wakapolri Jabat Komisaris PT Pindad, Legislator: Harusnya Dipertimbangkan Aspek Etika

1 Jam lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Wakapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Syafruddin ditunjuk menjabat sebagai Komisaris PT Pindad. Menang... Selengkapnya