Harian Bernas

KPK: Pria yang Tertangkap Satreskrimolresta Bogor Pegawai KPK Gadungan

11 Januari 2017

Nasional

KPK: Pria yang Tertangkap Satreskrimolresta Bogor Pegawai KPK Gadungan

Febridiansyah juru bicara KPK. (Sumber foto: viva)

JAKARTA, HarianBernas.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan Jamaludin Candra (44), oknum yang mengaku penyidik KPK dan melakukan pemerasan terhadap warga Bogor, Jabar, bukan anggota KPK asli alias pegawai KPK Gadungan. Atas tertangkapnya Jamal, KPK meminta masyarakat hati-hati dan kedepannya berani malaporkannya, jika ada kejadian serupa.

"Saya kira masyarakat semakin sadar. Kalau ada orang tertentu yang ngaku penyidik KPK dan pegawai KPK, tapi meminta sejumlah uang atau fasilitas, kami pastikan itu bukan pegawai KPK yg sebenarnya," ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Rabu (11/1/17).

Namun, untuk lebih jelasnya, jika ada ada kejadian yang sama, Febri meminta agar pihak yang merasa dirugikan melaporkannya kepada KPK. "Namun untuk konfirmasi bisa melalui email atau telfon pengaduan masyarakat di KPK. Kami kordinasikan dengan penegak hukum setempat untuk melakukan proses lebih lanjut, karena pemalsuan posisi seperti itu pidana sebenarnya, apalagi bila ada pemerasan uang," imbuhnya.

Dilai pihak, untuk mengantisipasi agar kejadi serupa tak terulang, Febri memastikan bahwa pegawainya akan dibekali surat tugas resmi, yang biasa diklarifikasi kebenarannya. "Untuk pencegahan ke depan, bila penyelenggara negara ketemu pihak-pihak yang mengaku KPK, harus memastikan ada surat tugasnya dan kami pastikan, ketika KPK bertugas tidak ada permintaan uang, fasilitas ataupun apapun karena kita udah sediakan anggaran untuk penugasan KPK. Bahkan kegiatan misalany jadi narasumber pun atau kegiatan pencegahan lain, kita tidak terima honorarium dari kegiatan tersebut, karena kita dilarang," tegasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Satrskrim Polresta Bogor Kota, menciduk Jamaludin Candra (44), pada Selasa (10/1/17) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Jamal yang  ditangkap di kediamannya, di Kampung Pabuaran, Kelurahan Cilelendek Timur, Kecamatan Bogor Barat, lantaran mengaku sebagai anggota KPK dan melakukan pemerasan, dengan membawa senjata api.

Laporan adanya dugaan tersebut  menurut Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Candra Sasongko, dilakukan oleh masyarakat yang menjadi korban Jamal.

“Ada banyak laporan terkait tersangka ini. Mengaku anggota KPK, tersangka ini menakut-nakuti korban dan melakukan pemerasan. Yang melapor ke kami, mengaku diperas Rp 3 juta,” kata

Saat ini, Jamal sendiri telah diamaankan di Mapolresta Bogor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, dari hasil penggeledahan di kediaman Jamal, polisi menemukan beberapa barang bukti  yang diduga digunakan untuk beraksi. Adapun barang itu antara lain 1 buah senjata api jenis airsolf gun, pakaian seragam serta badge/pin KPK dan PPNS; kartu tanda pengenal dan kartu nama anggota KPK/PPNS; juga amplop, kop surat, dan cap stempel Pemprov DKI Jakarta, diamankan sebagai barang bukti.

Penulis : Kuswandi

Editor : Thia Destiani

Sudah baca berita ini ?

Berita Terkini

Biaya Haji 2017 Ditetapkan Rp 34,9 Juta. Ini Rinciannya

7 Menit lalu

JAKARTA, HarianBernas.com – Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2017 mengalami kenaikan menjadi Rp 34.890.312. Pe... Selengkapnya

Wakil Ketua DPR: Program Reformasi Agraria Jangan Hanya Bagi-Bagi Lahan

22 Menit lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Presiden Joko Widodo melempar gagasan redistribusi lahan ke masyarakat kecil. Setidaknya pemerint... Selengkapnya

Ketua Komisi IV:Sedari Awal DPR Minta Tentikan Total Proyek Reklamasi

37 Menit lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Komisi IV DPR menyambangi proyek reklamasi di Teluk Jakarta. Kedatangannya dalam rangka meninjau ... Selengkapnya

Pemerintah Setujui BPIH Haji sebesar Rp34,8 juta

52 Menit lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengatakan pemerintah dapat memberikan persetujuan terhadap B... Selengkapnya

Begini Alasan Naiknya BPIH, Kata Legislator

1 Jam lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Panja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) menetapkan ongkos naik haji ke tanah suci Mekkah sebesa... Selengkapnya

DPR: Penunjukan Wakapolri Untuk Pemanfaatan Industri Pertahanan, Itu Relevan

1 Jam lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Sepanjang penunjukan Wakapolri Komjen Syafruddin sebagai komisaris PT Pindad demi pemanfaatan dan peng... Selengkapnya

Wakapolri Jabat Komisaris PT Pindad, Legislator: Harusnya Dipertimbangkan Aspek Etika

1 Jam lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Wakapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Syafruddin ditunjuk menjabat sebagai Komisaris PT Pindad. Menang... Selengkapnya