Harian Bernas

Dilema Paket Kuota: Unlimited atau FUP? Ini Ulasannya

18 April 2017

Teknologi

Dilema Paket Kuota: Unlimited atau FUP? Ini Ulasannya

Ilustrasi (sumber foto: Ide Droid)

HarianBernas.com - Dalam dua dekade terakhir ini, kehidupan sehari-hari kebanyakan orang sudah tidak bisa terlepas dari internet. Pemakaian internet pun beragam mulai dari urusan ngobrol dengan teman melalui berbagai macam fasilitas chat maupun belanja online dari telepon genggam, melakukan transaksi keuangan dan komunikasi bisnis memakai laptop, hingga nonton film secara streaming di smart-TV.

Tren pengguna internet masih terus tumbuh, merujuk penetrasi smartphone dan "teknologi cerdas" lain seperti televisi. Tantangannya adalah sepuas-puasnya memakai internet, tetapi kantong juga tak jadi bolong.

Secara umum, operator telekomunikasi menyediakan dua pilihan dalam cara berlangganan pemakaian jaringan internet. Cara berlangganan jaringan internet yang pertama, yaitu cara berlangganan internet dengan penggunaan berbasis waktu atau yang sering disebut dengan "paket kuota". Yang kedua adalah cara berlangganan jaringan internet dengan penggunaan berbasis waktu atau yang dikenal sebagak "pake unlimited".

Hal yang membedakan dari kedua paket internet ini adalah jika pelanggan memilih menggunakan paket kuota, misal kuota 4 gigabytes (GB), internet akan selalu terhubung sampai dengan volume kuota tersebut ludes. Ketika volume internet tersebut habis maka pelanggan tidak bisa lagi untuk mengginakan internet walaupun tenggang waktu berlangganan masih panjang.

Sementara jika pelanggan memilih menggunakan paket unlimited maka pelanggan dapat menikmati internet sampai batas berlangganannya berakhir dengan kecepatan yang disesuaikan. Penyesuaian kecepatan internet tersebut dilakukan dengan mengikuti perjanjian atau pengaturan dari operator penyedia layanan internet.

Pemakaian wajar

Dua cara berlangganan jaringan internet yang disediakan oleh operator terrsebut, tentu saja bertujuan untuk pemilihan pemakaiannya kembali lagi ke tangan pengguna. Pengguna yang menentukan, apakah pengguna akan menggunakan paket kuota atau paket unlimited. Bagi pengguna yang memilih paket kuota di telepon genggam bersistem prabayar, misalnya harus paham kalau pilihannya beresiko harus sering-sering mengisi uang pulsa.

Sebaliknya, jika pengguna yang memilih paket unlimited maka pengguna harus menyadari bahwa kecepatan internetnya dapat dipastikan terus pada level maksimal. Jika menggunakan kuota unlimited pengguna hanya bisa memastikan internetnya tidak terputus selama waktu berlangganan belum kadaluwarsa.

Yang jadi permasalahan di sini adalah ada periode tertentu yang pola pemakaian internetnya tidak terakomodasi sistem kuota dan unlimited. Terlebih lagi jika kecepatan internet juga menjadi kebutuhan yang mutlak bagi pengguna.

Namun, para pengguna setia internet sekarang tidak perlu khawatir lagi karena operator telekomunikasi dan internet seperti PT Telekomunikasi Indonesia (Tbk) Telkom sekarang memberikan tawaran baru untuk mengatasi masalah tersebut. Tawaran baru yang disediakan oleh operator telekomunikasi tersebut tentunya menyasar bagi para pengguna internet dengan menggunakan basis asumsi pemakaian secara wajar. Tawaran yang diberikan oleh PT Telekomunikasi Indonesia (Tbk) Telkom ini dinamakan dengan fair usage policy (FUP).

Apa itu Fair Usage Policy (FUP)

Supaya pengguna setia internet lebih mudah memahami mengenai FUP. Sebagai ilustrasinya, seorang pelanggan menggunakan paket internet unlimited atau paket internet berbasis waktu dengan kecepatan 7,5 megabytes per detik (Mbps) dengan FUB 300 GB. Jika seorang pelanggan dari FUP mengakses internet dengan FUP 300 GB per hari maka paket internetnya akan bertahan sampai 100 hari dan tetap berjalan dengan kecepatan maksimal.

Namun, jika pelanggan FUP menggunakan internet 10 GB per hari maka paket internet FUP hanya akan dapat digunakan selama 30 hari dengan kecepatan maksimalnya. Namun, jika dalam pemakaian sehari-hari pelanggan menggunakan internet dengan begitu banyak file yang ditransfer, baik mengunduh atau menggunggah file sampai dengan 100 GB maka paket FUP tersebut hanya dapat digunakan untuk tiga hari pemakaian pada kecepatan maksimalnya.

Keadilan

Tawaran yang disediakan oleh operator telekomunikasi tersebut memulai FUP dari jaringan Indihome-nya. Arif Prabowo selaku VP Corporate Communication Telkom mengatakan bahwa paket FUP hadir dengan tujuan untuk melindungi pelanggan dengan pemakaian wajar dari aktivitas yang berlebihan dari pengguna lain.

"Selama ini ada pengguna yang menggunakan layanan internet untuk mengunduh film atau permainan secara terus-menerus. Bahkan, pengunduhannya pun dilakukan sampai dengan level yang tidak wajar", ujar Arif.

Arif menambahkan bahwa hal tersebut tentunya akan mengganggu kualitas layanan dan kenyamanan pengguna lain yang membayar dengan tarif yang sama.

Pemakaian jaringan internet yang dilakukan oleh pengguna tak wajar seperti itu dinamakan dengan heavy user, sekalipun pekerja terkait teknologi informasi bisa masuk kategori yang sama. Arif menegaskan bahwa paket internet FUP memberikan keadilan bagi pelanggan dalam memanfaatkan internet secara wajar.

"Paket internet FUP hanya berlaku bagi pengguna internet yang tidak mempengaruhi layanan telekomunikasi ataupun UseeTV. Jika pemakaian melebihi 300 GB maka akan dilakukan pengurangan kecepatan internet. Penurunan itu pun dihitung secara bertahap berdasarkan presentase, dengan laju jelajah dunia maya terendah di level 40 persen kecepatan maksimal," imbuh Arif. (sumber: Tekno Kompas)

Penulis : Galih Wijaya

Editor : Paulus Yesaya Jati

Sudah baca berita ini ?

Berita Terkini

Jangan Salah Pilih, Inilah 5 Kiat untuk Membeli Smartphone Second

42 Menit lalu

HarianBernas.com – Berbagai smartphone menawarkan berbagai spesifikasi dan fitur yang menggiurkan, namun sayangnya tak sedik... Selengkapnya

4 Smartphone Android Indonesia ini Berkualitas Kok Meski Buatan Indonesia

2 Jam lalu

HarianBernas.com – Apakah Anda termasuk orang yang ragu dengan kualitas smartphone Indonesia? Padahal beberapa produsen duni... Selengkapnya

Bali United Resmi Percat Hans Peter Schaller

3 Jam lalu

BALI, HarianBernas.com - Meski baru mengarungi Liga 1 beberapa pertandingan, namun manajemen Bali United sudah membuat keputu... Selengkapnya

Mourinho Unggulkan Man City

3 Jam lalu

INGGRIS, HarianBernas.com - Meski memiliki peluang mengejar peluang, namun manajer Manchester United (MU), Jose Mourinho meng... Selengkapnya

PB PRSI Evaluasi Timnas di Perhelatan Festival Akuatik

3 Jam lalu

PALEMBANG, HarianBernas.com - Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia atau PB PRSI langsung menggelar evaluasi untu... Selengkapnya

Gerindra dan PKS Bakal Kolaborasi dalam Pilkada Jawa Barat

4 Jam lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Politisi Partai Gerindra Sodik Mudjahid mengatakan partainya bersama dengan Partai Keadilan Sejah... Selengkapnya

Keluarga Mulai Melarang Foto Jupe Diposting, Ini Alasannya!

4 Jam lalu

JAKARTA, HarianBernas.com - Julia Perez kerap dilanda isu meninggal dunia meskipun diketahui Jupe memang sempat kritis. Namun... Selengkapnya